GAME S60V3

Download Download

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 28 Desember 2012



Cara Menampilkan Rating Bintang Blog di Google

Pernahkan saat melakuakn suatu keyword di google, dari hasil pencarian itu kita menemukan rating bintang berwarna kuning? Blog milikmu juga bisa menampilkan rating bintang, jika postmu masuk salah satu hasil pencarian di google. Tentu dengan menampilkan rating, akan bisa sedikit menarik si pencari untuk melihat blog kita. Bisa juga karena seperti direkomendasikan, karena mendapat rating bintang.

Untuk bisa menampilkan rating, sebelumnya kita harus punya akun google+, pasti semua sudah punya kan? Kalau sudah punya google+, kita harus memasukan blog kita, yaitu dengan menambahkan URL blog di profil google+ kita. Caranya seperti dengan menampilkan avatar profil di hasil pencarian google, coba baca saja dulu.

Cara Menampilkan Rating Bintang Blog di Google
1. Login ke akun blogger.com
2. Pilih Template kemudian Edit HTML
3. Jangan lupa centang Expand Template Widget
4. Cari kode <b:skin><![CDATA[/* lalu taruh kode dibawah ini di atasnya, biar lebih muda pencarian kode bisatekan ctrl+f:

<b:if cond='data:blog.url == data:blog.homepageUrl'><link href='https://plus.google.com/110332185708805450379' rel='publisher'/>
</b:if>

5. Jangan lupa mengganti kode yang berwarna green/ hijau dengan id profil google+ milikmu sendiri.
6. Cari kode <body> lalu taruh kode berikut di bawahnya

<div><div itemscope='' itemtype='http://data-vocabulary.org/Review'>

7. Tambahkan </div></div> sebelum tag penutup </body>
8. Cari kode <data:post.body/>. Jika blog kita memasang readmore otomatis, maka kita akan menemukan 2 kode tersebut, pilih kode yang ke-2. Lalu taruh kode berikut di bawahnya:

Description: <span itemprop="description"><data:post.title/></span>
Rating: <span itemprop='rating'>4.5</span>
Reviewer: <span itemprop='reviewer'><data:post.author/></span> -
ItemReviewed: <span itemprop='itemreviewed'><data:post.title/></span>

9. Simpan Template jika sudah selesai.

JIka kita juga membuat blog bisa menampilkan avatar profil di hasil pencarian, dan juga membuat bisa menampilkan rating blog. Keduanya bisa jadi muncul bersamaan, jadi rating bintang di atas dan avatarnya di bawah. Kamu yang menguji hasil praktek di atas, akan seperti apakah blog kita di hasil pencarian google, kamu bisa mencobanya di sini, lalu masukan URL salah satu post blogmu, selamat mencoba.

Rabu, 28 November 2012

Download the Microsoft Ajax Minifier 4.0

Download

  • Download the latest release of the Ajax Control Toolkit from CodePlex.The Ajax Control Toolkit contains a rich set of controls that you can use to build highly responsive and interactive Ajax-enabled Web Forms applications.

Download the Microsoft Ajax Minifier 4.0. The Ajax Minifier is a command-line tool and a Visual Studio Build Task that enables you to minify JavaScript and Cascading Style Sheet files. This enables your websites to run faster by making your scripts and CSS files as small as possible. You must download the Microsoft Ajax Minifier before you build the Ajax Control Toolkit.

Quick Start | Full Documentation

Selasa, 27 November 2012

Pengertian CSS

Apa seh CSS itu?
Sepertinya kita sering banget denger istilah CSS, tapi bagi yang awam tentang dunia web dan Internet seperti kita pasti bingung atau bahkan banyak yang ga peduli apa itu CSS. Sebenarnya kalo kita punya profile di Friendster dan kita sering ngotak-ngatik tampilan profile kita, berarti secara langsung kita udah berhubungan dengan yang namanya CSS, Nah lo…baru nyadar kan?
CSS bekerja sebagai pelengkap pada HTML, jadi untuk mengerti CSS paling tidak kita harus sedikit tahu tentang HTML. Cascading Style Sheet adalah suatu teknologi yang digunakan untuk memperindah tampilan halaman website (situs). Singkatnya dengan menggunakan Methode CSS ini anda dengan mudah mengubah secara keseluruhan warna dan tampilan yang ada di situs anda, sekaligus memformat ulang situs anda (merubah secara cepat). CSS juga memungkinkan si pembuat web untuk memodifikasi HTML untuk membentuk tampilan sebuah website. Jadi kalo kita ini adalah arsitek, maka HTML adalah bangunannya dan CSS adalah desain interior dan eksteriornya. Web tanpa CSS bagai sayur tanpa garam. Lho?
Lalu apa sih style sheet (css) itu sebenarnya? apa kegunaan sebenarnya? dan bagaimana cara menggunakannya? (taken from : rumahweb.com)
CSS diperkenalkan untuk pengembangan website pada tahun 1996. Nama CSS didapat dari fakta bahwa setiap deklarasi style yang berbeda dapat diletakkan secara berurutan, yang kemudian akan membentuk hubungan parent-child pada setiap style. Setelah CSS distandarisasikan, Internet Explorer dan Netscape melepas browser terbaru mereka yang telah sesuai atau paling tidak hampir mendekati dengan standar CSS. CSS adalah sebuah dokumen yang berdiri sendiri dan dapat dimasukkan dalam kode HTML atau sekedar mejadi rujukan oleh HTML dalam pendefinisian style. CSS menggunakan kode2 yang tersusun untuk menetapkan style pda elemen HTML atau dapat juga digunakan membuat style baru yang biasa disebut class.
CSS dapat mengubah besar kecilnya text, mengganti warna background pada sebuah halaman, atau dapat pula mengubah warna border pada tabel, dan masih banyak lagi hal yang dapat dilakukan oleh CSS. Singkatnya, CSS digunakan untuk mengatur susunan tampilan pada halaman HTML.
CSS dapat digunakan untuk menggantikan , , dan , dikarenakan hal berikut:
sebuah file css dapat menjadi rujukan banyak halaman HTML. Hanya dibutuhkan 1 baris kode untuk melakukan hal tersebut. Ini berarti akan meminimalkan file2 HTML yang akan dibuat.
Jika ingin mengubah tampilan website yang telah dibuat, maka yang perlu dilakukan hanya mengganti baris-baris kode pada css nya saja, tanpa perlu mengutak-atik file-file HTML nya.
CSS dapat mengatur banyak atribut pada sebuah halaman secara mudah. Misalnya: warna background, border, shadow, yang berbeda pada masing-masing tag yang digunakan.
Satu dari beberapa kehebatan tekhnologi css ini dan merupakan alasan banyak orang menyukai
penggunaannya adalah memperbolehkan kita untuk mendefinisikan sebuah style-sheet global yang dapat menerapkan aturan-aturan css tersebut untuk keseluruhan dokumen-dokumen HTML pada halaman web site anda. Keuntungannya jelas sekali, jika kita ingin mengubah tampilan situs, kita tinggal mengedit satu file saja
Sekarang, kita akan mencoba melihat bagaimana css itu bekerja. Untuk itu, kita butuh sebuah text editor (notepad, wordpad, Ms word, semua tergantung kesukaan masing2), dan sebuah web browser tentunya.
Pertama, masukkan kode dibawah ini ke dalam text editor, lalu simpan dengan nama, tanpacss.html:
Tanpa CSS
tag H1
Kemudian, masukkan kode dibawah ini kedalam text editor, lalu simpan dengan nama pakaicss.html
Pakai CSS
h1
{
color: #FF66CC;
font-family: Verdana;
size: 18pt;
}
tag H1 yang besar dan berwarna
Berarti sekarang ada 2 file html yang telah dibuat. Langkah selanjutnya, buka file-file html tersebut dengan menggunakan web browser.
pasti akan terlihat bedanya kan? Tag pada file tanpacss.html merupakan yang masih polos (tanpa dikenai atribut apapun), sedangkan pada file pakaicss.html telah diberi atribut berupa warna, font-family dan besar font yang digunakan. Pemberian atribut itu, terletak diantara tag dan .Penggunaan css yang langsung dimasukkan ke dalam file HTML, biasa disebut inline style sheet.
Ok, kira-kira seperti itulah CSS bekerja mendekorasi interior dan eksterior dari rumah maya kita.
Artikel ini saya buat dengan menyadur dari Abe Poetra dan rumah web.

Implementasi AJAX pada Website

Untuk mempercantik dan memperingan kinerja website yang kalian develope, kebanyakan para pembuat Website (Developer) mengimplementasikan AJAX dalam pengerjaannya, mengapa? karena dengan AJAX pengunjung tidak perlu merefresh seluruh halaman website dengan teknik ini jauh akan lebih menghemat Bandwith hosting dan ringannya website tersebut saat di akses oleh pengunjung. Lalu apa sih AJAX itu sebenarnya? Ajax adalah Singkatan dari Asynchronous JavaScript and XMLHTTP yaitu suatu teknik pemrograman berbasis web untuk menciptakan aplikasi web interaktif, melakukan pertukaran data dengan server dibalik layar sehingga halaman web tidak harus dibaca ulang secara keseluruhan setiap kali seorang pengguna melakukan perubahan (dikutip dari wikipedia). OK agar kalian g bingung dan kalimat - kalimat diatas keluar dari kontek (Takutnya bergitu) yang kalian harapkan kita coba implementasikan dalam sebuah code.
1. Buat 1 buah file beri nama index.html kemudian isikan seperti dibawah

kemudian buat 4 buah file masih beri nama home.html, about.html, contact.html dan categories.html isi ke 4 file tersebut sesuai dengan keinginan kalian. 

home.html saya isi dengan :
about.html saya isi dengan :
contact.html saya isi dengan :
categories.html sayan isi dengan
keempat file diatas adalah file - file hasil Response yang dipanggil melalui teknik AJAX, apabila file yang di panggil tersebut diketemukan browser akan menampilkan isi dari file-file tersebut.

Bagaimana mudah bukan mengimplementasikan AJAX pada sebuah website, kalian tidak perlu susah payah membuat Javascript murni untuk pengimplementasian AJAX  (Terbentur masalah Cross Browser) , gunakan Framework javascript untuk mempermudah dan memperingan kerja kalian dan yang terpenting Framework javascipt biasanya sudah support Cross Browser (jquery, dojo, Mootools dll).http://www.iso.web.id/news/detail/151/implementasi-ajax-pada-website.html

implementasi css

da 4 cara memasang kode CSS ke dalam kode HTML / halaman web, yaitu:

  • Inline CSS
  • Embed atau memasang kode css ke dalam bagian
  • Nge link ke external CSS
  • Import CSS file
Yuk kita bahas satu per satu…

Inline CSS

Kode CSS dituliskan langsung ke dalam tag HTML yang ingin di format. Penulisan cara ini tidak memerlukan penulisan selector dalam kode CSS.
Cara ini sebaiknya hanya digunakan jika anda mau memformat suatu elemen satu kali saja.
Contoh:

Isi paragraf.
Pada contoh di atas, elemen paragraf di format agar tulisannya menggunakan warna biru. Elemen paragraf lain, tidak akan menggunakan warna biru, karena format ini hanya berlaku pada elemen paragraf yang ditentukan kode CSS nya.
Penulisan CSS dengan cara ini di mulai dengan kata style: lalu di ikuti dengan syntax property: value.

Embedded CSS

Anda bisa juga menempelkan kode CSS di antara tag dan
. Penulisan CSS dengan cara ini diawali dengan tag . Contoh:



Dalam contoh di atas semua elemen dalam halaman web tersebut akan diformat  menggunakan font berwarna biru.

External CSS

Kode CSS external di tulis dalam satu file terpisah yang disimpan dengan akhiran .css. Anda lalu perlu memanggil file CSS tersebut ke dalam semua halaman web yang anda buat. Dengan cara ini, anda hanya perlu memiliki satu set kode CSS yang digunakan untuk semua halaman web anda. Jadi ada dua langkah dalam pengimplementasian CSS dengan cara ini.
Contoh:
  1. Anda membuat satu file dengan notepad atau teks editor lain, dan berinama, misalkan: style.css, lalu tuliskan kode-kode css di dalam file tersebut.
    p {font-family: arial; font-size: small;}
    h1 {color: red; }
    
  2. Langkah kedua adalah memanggil file style.css dari semua halaman web. Caranya dengan memasukkan kode di bawah ini, di antara tag dan



Import CSS

Anda bisa juga meng-import CSS ke dalam suatu halaman website menggunakan tag import.
Contoh:
@import "style.css";

atau

@import url("style.css");

Penggunaan Lebih dari Satu Kode CSS

Apabila ada lebih dari satu kode CSS untuk satu elemen, maka yang akan digunakan adalah kode yang lebih spesifik.
Misalkan dalam satu halaman web, menggunakan eksternal style sheet untuk memformat elemen H1 sbb:
h1 {
color: red;
text-align: left;
font-size: 8pt
}
Sementara di halaman web yang sama, di antara tag ada kode CSS sbb:
h1 {
text-align: right;
font-size: 20pt
}
Perhatikan bagaimana pemformatan saling bertabrakan, dari eksternal style sheet, text-align=left sementara dari internal style sheet, text-align=right.
Dalam kasus seperti ini, maka yang akan aktif adalah kode yang lebih spesifik, dalam hal ini, internal style sheet lebih spesifik dibandingkan eksternal style sheet.
Jadi, dalam contoh di atas, kode yang akan diimplementasikan adalah sbb:
color: red;
text-align: right;
font-size: 20pt